Jumat, 20 April 2012

Budi Daya Jahe

Komoditi Jahe Gajah terus diminati para petani, manfaatnya yang banyak menjadikan Jahe Gajah memiliki  pasar yang sangat luas, dan itu salah satu pemicu termotivasinya petani untuk terus membudidayakan komoditi tersebut.
Ada 3 jenis jahe yang populer di indonesia, yaitu: Jahe Merah, Jahe Emprit dan Jahe Gajah.
Jahe Merah Di Pot Sederhana
Jahe Emprit

Jahe Gajah Lokal usia 4 bulan

Kebun Jahe Gajah Dihalaman Rumah

Senin, 16 April 2012

Haruskah Pulang Kampung

Mendengar poerkembangan kampung halaman yang jauh tertinggal dibandikan dengan tempat kehidupan saat ini, menjadikan hati ini semakin teriris... Kebisingan dlam pikiran tersu mengganggu, seolah memaksa supaya segera pulang kampung untuk perlahan menata "lemah cai" tempat pertama menatap langit menginjak bumi...
Bukan sok pintar atau apapun namanya, yang jelas harapan kampung halaman bisa maju dan masyarakatnya mandiri itu impianku sejak dulu...

Rabu, 09 November 2011

Profil Mastur Wardi "Penembus Gunung Cihamerang"

Nama   : Mastur Wardi
Umur    : 66 Tahun
Pekerjaan : Tani/Amil
Isteri         : Komala Sari
Anak        : Pertama; Maryati MZ, Kedua; Solihin
                  Nurodin, ketiga; Siti Sry Nurajizah.
Alamat      : Kp. Cikupa Desa Puncakbaru Kec. Cidaun
                   Kab. Cianjur Jawa Barat

Puluhan tahun Mastur bersama kakanya Een Setiawan serta beberapa masyarakat lain di kp Cikupa berjuang demi mewujudkan impiannya, yakni menjadikan kampungnya subur dari air.
Sejak tahun 1975 hingga 2002 perjuangan mereka tak kunjung selesai. Namun besarnya keinginan tak menjadikan Mastur patah arang, di akhir tahun 2010 dia memutuskan untuk melanjutkan perjangannya. bersama dengan Damin khaerudin dan dibantu oleh Iip dan Satim serta warga lainnya mulai meneruskan perjuangannya yakni membuat terowongan yang menjadi hambatan terbesar. Lebih dari 4 bulan mereka bekerja siang malam, dan Alhamdulilah membuahkan hasil yang luar biasa. Sekitar jam 23.00 malam kamis terowongan yang mereka gali tembus.

















SOLIHIN NURODIN (Putra Mastur Wardi)

Selasa, 19 Juli 2011

Andai Aku Bisa...

Kehidupan ku sekarang tidak seperti dulu. Kini banyak hal yg bisa ku lakukan, berbeda dengan dulu dikala masih kecil. Untuk membeli tas sekolah atau sepatu saja harus menungu sampai selesai sekolah dasar, apalagi bisa bersepedah... jangankan memilikinya, sekedar untuk mencoba menaikinya aku tak bisa. Tidak ada jatah uang jajan, apalagi main PS dan yang lainnya, untuk memiliki uang seribu rupiahpun (Rp. 1000) harus menjadi kuli nyangkul atau mikul dulu. Tapi itu masa lalu, aku tak perlu menyesalinya toh kini aku sudah dewasa dan mampu menghidupi sendiri. 
Yang tak pernah lupa dan tidak akan ku lupakan yaitu sesuatu yang telah mengubah hidup ku hingga menjadi seperti sekarang.
Dia adalah Apa dan mamah (bapak & ibu) ku, kegigihan beliau telah membentuk jiwaku siap bertahan hidup di tempat kering sekalipun. Hanya menggandalkan tenaga untuk bertani dan beternak, mereka telah mampu menghantarkan ku sampai garis perjuangan yang harus ku lalui meski terjal dan berliku...
Bisakah aku melewatinya...???
Perjuangan Warga Cikupa Desa Puncakbaru-Cidaun-Cianjur-Jabar untuk Mengalirkan Air